Return to site

Menjual Membutuhkan Taktik, Membeli Membutuhkan Strategi

Taktik dan strategi dalam jual-beli

· Tips Sales,Strategi Sales

Seorang sales selalu membutuhkan taktik dan strategi untuk mampu mencapai penjualan dengan prospek atau pun penjualan pada pelanggan lama. Sama halnya dengan apa yang dilakukan oleh sales, pembeli pun akan melakukan pembelian ketika sesuai dengan strategi yang ia miliki. Ketika strategi yang dimiliki oleh sales tidak cukup kuat, tentunya strategi dari  pelanggan yang akan mempengaruhi hasil penjualan.

Pelanggan tidak akan melakukan pembelian dengan cara yang biasa. Ia akan selalu mencari informasi mengenai perusahaan yang menawarkan produk kepadanya. Seorang pembeli tidak hanya melihat dari suatu produk, tidak sesederhana itu. Ia akan melakukan banyak pertimbangan dengan berbagai strategi yang tentunya tidak akan dipahami oleh seorang sales. Mana mungkin pelanggan akan memberikan bocoran tentang strategi pembeliannya? Kan lucu jika ada pelanggan yang melakukan hal tersebut.

Strategi yang dilakukan oleh pelanggan akan mengalami perubahan ketika ia sudah menemukan perusahaan yang tepat dengan visi dan misi yang sama dengan apa yang ia inginkan. Terlebih lagi ketika sudah berhasil mereka kuasai. Apa maksudnya? Ketika strategi pembeli menguasai strategi dan taktik sales, maka yang terjadi adalah pemberian diskon, proses terlalu lambat dan lain sebagainya yang pada intinya selalu berpihak kepada pelanggan dan sales seperti harus mengikuti apa yang diinginkan oleh pelanggan/prospek tersebut.

Lalu, bagaimana cara sales untuk menguasai hal tersebut? Tawarkan solusi kepada pelanggan/prospek yang Anda miliki, ciptakan urgensi, ketahui siapa pengambil keputusan pembelian kasih batasan waktu untuk memberikan jawaban. Jika Anda tidak dapat menjalankan semua strategi ini, sudah pasti strategi Anda akan yang akan kalah dan dikuasai oleh pelanggan. Perkuat strategi Anda dengan keyakinan untuk mempertahankan harga dan menolak permintaan diskon. Jika prospek tidak setuju, biarkan mereka mencari perusahaan lain. Anda tidak perlu khawatir tidak mendapatkan pelanggan, karena yang terpenting adalah bagaimana cara Anda untuk menguasai kondisi penjualan. Jangan sampai strategi Anda hanya menjadi strategi semu yang tidak dapat menguasai proses dan hanya berada di bawah tekanan strategi pelanggan/prospek.

Ilustrasi (c) Unsplash.com