Return to site

Tips Untuk Meningkatkan Kekuatan Tim Sales

Yang harus dilakukan oleh leader untuk membangun tim sales & marketing

· Tips Marketing,Tips Sales

Ketika tim Anda bekerja, tentu ada titik dimana tim mengalami kegelisahan karena tidak dapat membukukan penjualan dengan baik. Anda sebagai seorang sales manager/sales leader harus bisa membawa kembali semangat tim Anda. Jangan hanya karena tidak dapat menjual Anda justru melemahkan mereka.

Ketika ada rasa frustasi dari tim Anda, berilah kata-kata yang dapat membangun semangat tim Anda. Tanamkan pikiran positif kepada tim Anda bahwa mereka pasti bisa membukukan penjualan. Berikut adalah bagaimana cara meningkatkan kekuatan tim sales Anda untuk bisa menjaga semangatnya. Anda harus bisa mengatur pikiran tim Anda bahwa ia mampu menjual dan pastikan bahwa mereka juga percaya dengan apa yang mereka jual.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan!

1. Penting untuk perusahaan

Katakan kepada tim Anda bahwa apa yang dikerjakan oleh tim Anda merupakan pekerjaan yang sangat penting. Katakan kepada tim sales Anda bahwa mereka adalah darah di dalam tubuh perusahaan. Tanpa mereka perusahaan tidak akan pernah ada. Tanpa mereka tidak akan ada pelanggan yang membeli produk perusahaan.

2. Kepercayaan

Tim Anda harus percaya dengan apa yang mereka jual. Sebagai contoh, jika perusahaan Anda menjual kaos, pastikan bahwa tim Anda percaya bahwa kaos yang mereka jual akan menjadi tren dikalangan konsumen. Jika perusahaan Anda merupakan jasa, pastikan bahwa mereka percaya jika perusahaan Anda merupakan perusahaan yang dapat memberi service terbaik untuk pelanggannya.

Ajak mereka duduk bersama dan pastikan mereka memahami mengapa pelanggan akan melakukan panggilan untuk pemesanan. Ketika mereka memiliki kepercayaan tinggi dengan produk atau layanan yang Anda miliki merupakan solusi terbaik untuk pelanggan, tentu mereka akan percaya diri untuk menjual secara efektif.

3. Eksekusi

Katakan kepada tim Anda bahwa ketika mereka menemukan prospek, sangat penting bagi mereka untuk memahami bagaimana memastikan prospek tersebut berkualitas. Tanamkan kepada tim Anda untuk belajar mengeksekusi prospek agar dapat segera memberikan jawaban. Jika tim Anda tidak dapat mengeksekusi prospek, dia hanya akan terus menunggu prospek-prospek yang tidak bisa memberikan kepastian penjualan.

Ilustrasi (c) Pexels.com