Return to site

Cara Meningkatkan Kontak Mata Saat Presentasi Di Depan Audiens Yang Banyak

· Tips Presentasi

Meskipun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, membuat kontak mata bisa menjadi tugas yang sangat berat bagi banyak dari kita. Terutama, jika Anda berurusan dengan demam panggung atau kecemasan sosial, hal ini terasa seperti mimpi buruk. Kondisi ini pun dapat meningkatkan potensi kegagalan Anda dalam proses presentasi di depan orang banyak. Ketika Anda semakin merasa gugup, maka kontak mata Anda akan menjadi tidak lagi fokus untuk menarik perhatian audiens. Sebaliknya, ketika kontak mata Anda sudah terlihat tidak fokus, maka audiens pun akan kurang berminat dengan presentasi yang Anda sampaikan. Sebelum hal tersebut terjadi pada Anda, berikut adalah tips dan trik tertentu yang dapat membantu Anda menenangkan diri.

1. Anggap audiens anda sebagai pendengar individu

Ketika Anda menganggap audiens Anda sebagai individu yang bersedia mendengarkan Anda, kemungkinan besar Anda akan melihat dan terhubung dengan mereka secara langsung. Ini akan membantu Anda mempertahankan kontak mata dengan cara yang positif.

2. Melibatkan audiens

Kadang-kadang ketika kerumunan terlalu besar, Anda tidak dapat menatap masing-masing dari mereka secara terpisah. Jadi, dalam situasi seperti itu, Anda harus selalu berusaha melibatkan hadirin dalam pidato Anda. Anda dapat melakukannya dengan beberapa hal berikut:

  • Mengajukan pertanyaan ya atau tidak.
  • Membuat penonton mengangkat tangan untuk pertanyaan tertentu.
  • Melakukan sesi tanya jawab untuk menciptakan sentuhan pribadi.

3. Jangan bertahan terlalu lama

Menurut sebuah penelitian, dibutuhkan sekitar lima detik untuk membangun kontak mata yang tepat. Jika Anda terus menatap seseorang lebih dari itu, itu akan menjadi tidak nyaman dan tidak menyenangkan baginya, dan dia bahkan mungkin kehilangan minat pada presentasi Anda.

4. Jangan hanya lihat slide anda

Ketika Anda terlalu sering dan terlalu lama melihat slide dibandingkan dengan melihat audiens Anda, hal akan membuat audiens menjadi tidak meminati presentasi Anda. Anda dapat menghindari kesalahan ini dengan mempersiapkan dan melatih pidato sebelumnya sehingga Anda tidak lagi membutuhkan layar untuk mengingat presentasi Anda. Anda bisa melihat sesekali, namun cukup untuk mengingat poin yang ada pada slide Anda.

5. Sorot garis kritis dengan kontak mata berkelanjutan

Garis-garis penting dari presentasi Anda, seperti pembukaan, fakta, angka, pernyataan, dan penutup, harus disorot melalui ekspresi Anda. Mempertahankan kontak mata yang berkelanjutan akan membantu Anda menyampaikan pesan yang kuat dengan memulai atau mengakhiri dengan cepat.

Ilustrasi (c) Unsplash.com