Return to site

3 Cara Untuk Membantu Sales Reps Mengelola Prospek

Cara mudah mengelola prospek

Pada artikel sebelumnya, kami telah membahas pentingnya sales management untuk tim sales dan marketing. Tugas Anda sebagai seorang sales representatif merupakan kewajiban Anda untuk mengembangkan daftar prospek yang memiliki potensi untuk melakukan pembelian maupun yang tidak memiliki potensi. Dari tugas tersebut, tantangan terberat seorang sales representatif ialah ketika ia harus berhasil mengkonversi prospek menjadi seorang pembeli. Jika Anda masih belum memiliki gambaran untuk menangani tantangan tersebut, berikut adalah cara untuk membantu Anda mengatasi tantangan dan memaksimalkan upaya penjualan Anda.

 

1. Menanggapi prospek dengan cepat

Untuk mengoptimalkan rasio konversi prospek, Anda harus merespon permintaan atau pertanyaan yang diajukan dengan cepat. Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Velocify, memberikan tanggapan terhadap prospek dalam waktu 1-10 menit pertama dapat meningkatkan konversi penjualan hingga 391%. Meskipun respon cepat yang Anda berikan tidak menjamin bahwa Anda dan pelanggan akan melakukan hubungan jangka panjang. Akan tetapi, apa yang Anda lakukan tersebut meningkatkan peluang untuk mendorong reaksi positif dari prospek Anda.

 

2. Mempersonalisasikan email

Mungkin personalisasi email ini tidak berhubungan langsung dengan penjualan, tetapi dengan cara ini Anda dapat menghemat waktu kerja Anda lebih baik. Mengapa? Dengan personalisasi email, Anda dapat memprioritaskan email mana yang akan Anda buka terlebih dahulu pada inbox email Anda. Lumrahnya, dalam email kita memiliki beberapa menu utama yakni “kotak masuk, pesan terkirim, pesan keluar, spam dan pesan yang dihapus/arsip”. Jika Anda tetap mempertahankan cara ini, Anda dapat kehilangan email dari prospek penting Anda karena mungkin sudah tertutup oleh email pribadi, perusahaan internal maupun prospek-prospek lain.

 

Lain halnya jika Anda melakukan personalisasi dengan mengumpulkan prospek pada satu label. Hampir semua penyedia email sudah memberikan fitur ini, manfaatkan fitur ini dengan baik maka Anda dapat melakukan pengecekan email dengan cepat.

 

3. Prioritaskan lead berkualitas

Apa yang Anda lakukan jika menemukan prospek dengan potensi besar? Jika Anda menempatkan prospek ini dalam satu tempat dengan prospek biasa, dapat dibilang kalau Anda telah berada pada jalan yang kurang tepat. Jika Anda menemukan beberapa prospek berkualitas. Segera kategorikan prospek ini pada satu tempat yang sama. Sehingga Anda tidak salah memilih prospek untuk membukukan penjualan.

 

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memiliki cara lain untuk membantu sales representatif mengelola prospek? Jika ada, silakan tinggalkan komentar Anda dibawah ini.

Ilustrasi (c) Pixabay.com