Return to site

Dear Sales People, Mengapa Anda Perlu Follow Up?

Bagaimana dengan upaya untuk melakukan tindak lanjut (follow up) pasca komunikasi?

· Tips Sales

Dalam dunia sales, melakukan meeting, menghubungi pelanggan pertama kali, menghubungi target dan lain sebagainya adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana dengan upaya untuk melakukan tindak lanjut (follow up) pasca komunikasi tersebut? Itulah yang menjadi bagian dari tantangan dalam penjualan yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari salesperson. Banyak dari mereka yang tidak dapat mengambil keputusan untuk melakukan follow up karena merasa tidak yakin. Padahal, ini bukan hanya sebatas antara yakin atau tidak untuk melakukan follow up. Namun, untuk follow up Anda harus selalu yakin dengan beberapa alasan berikut ini.

1. Yakin dengan follow up menjadi proses penting untuk mendapatkan komitmen

Ketika Anda melakukan meeting atau melakukan panggilan pada target lead, komitmen belum tentu akan Anda dapatkan dengan cepat. Ketika Anda membiarkan proses tersebut terbengkalai dan tidak ada niat untuk melakukan follow up, peluang seperti apa yang akan didapatkan oleh salesperson yang menangani proses tersebut? Tentu tidak akan ada peluang yang didapat apabila salesperson tidak melakukan tindak lanjut. Bagaimana pun, follow up merupakan tanggung jawab semua tim sales. Bukan hanya tanggung jawab individu. Pemusatan data proses, adalah kunci keberhasilan bagri seluruh anggota tim sales utnuk melakukan follow up di waktu yang tepat dan untuk segera mendapatkan komitmen dari prospek maupun target lead. Jadi, yakinkan diri Anda untuk segera mem-follow up agar mendapatkan komitmen dari prospek.

2. Memperkuat komitmen yang diberikan oleh prospek

Alasan tim sales perlu melakukan follow up adalah untuk mendapatkan kepastian dari komitmen yang sudah diberikan oleh prospek pada proses sebelumnya. Jika tim sales tidak melakukan follow up, komitmen yang sudah diberikan oleh prospek ini menjadi tidak kuat. Apabila ada kompetitor yang masuk pada saat yang sama, bisa jadi komitmen yang sudah dibuat dengan Anda pupus karena prospek lebih tertarik dengan produk/layanan dari kompetitor. Untuk itulah, Anda harus segera melakukan konfirmasi komitmen agar proses dalam mencapai penjualan memiliki kepastian bukan hanya menunggu.

Itulah alasan mengapa Anda harus melakukan follow up setiap proses dengan target lead maupun dengan prospek. Jika Anda terlambat, peluang Anda hilang. Terlalu cepat, Anda juga tidak bisa mencapai hasil yang baik. Perbaiki proses follow up Anda dengan menggunakan sistem CRM. Pelajari sistem CRM kami dengan mendafar untuk mencoba secara gratis!

Ilustrasi (c) Unsplash.com

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK