Return to site

Memahami Sales Qualified Lead & Marketing Qualified Lead

Mengkategorikan lead berdasarkan hasil kerja tim Anda

August 18, 2017

Memahami peran tim sales dan marketing adalah merupakan sebuah keharusan untuk memastikan tim sales Anda bekerja dengan efisien. Seperti, memahami satu sama lain kapan tim marketing Anda harus berhenti untuk meneruskan tugasnya kepada tim sales. Dari tim sales pun juga harus memahami kapan ia mulai mengambil alih prospek yang didapatkan dari tim marketing.

 

Memang, ini menjadi pekerjaan yang tidak dapat dilakukan dengan mudah, tetapi dengan kerja sama antara tim sales dan tim marketing dengan pemusatan data semua ini dapat dilakukan lebih mudah. Kerja sama ini pun menjadi penunjang inbound marketing dengan persamaan rencana penawaran dalam marketing serta penjualan yang lebih baik dengan memilah prospek yang memenuhi syarat, melacak, mendistribusikan prospek dalam perusahaan dan pada akhirnya membuat closing yang lebih efektif.

 

Salah satu langkah utama sebelum menuju kondisi tersebut adalah perusahaan harus dapat membedakan mana Marketing Qualified Lead dan mana Sales Qualified Lead. Mengapa ini perlu dilakukan? Langkah ini tentu akan mempermudah jalan prospek melalui proses-proses sales pipeline dalam perusahaan Anda. Sejenak akan kami jelaskan lebih jauh lagi perbedaan keduanya.

 

Marketing Qualified Lead

Secara bahasa, Marketing Qualified Lead adalah prospek-prospek yang sudah berhasil dijaring oleh tim marketing Anda yang kemudian disaring kembali berdasarkan kategori-kategori tertentu. Selanjutnya, prospek ini disimpan untuk kemudian diarahkan kepada tim sales. Umumnya, prospek ini adalah prospek yang mengutarakan minat dan menunjukkan ketertarikan melebihi prospek-prospek lain. Tugas tim marketing pun berakhir pada langkah ini dan kemudian dilanjutkan oleh tim sales.

 

Sales Qualified Lead

Sales Qualified Lead adalah merupakan prospek-prospek dari hasil kualifikasi dari tim marketing yang kemudian disaring kembali oleh tim sales untuk menentukan prospek-prospek yang paling berkualitas. Penyaringan ini dilakukan untuk menemukan prospek-prospek yang benar-benar memiliki kualitas yang dinilai dari kebutuhan, potensi dan memiliki hak untuk melakukan pembelian. Pada langkah ini merupakan tugas sales untuk bisa menjaga prospek-prospek tersebut untuk terus bertahan hingga akhirnya menciptakan penjualan.

 

Ketika pemilihan prospek ini dapat Anda lakukan dengan baik, kinerja tim sales maupun tim marketing akan lebih selaras. Serta dapat meningkatkan potensi penjualan lebih baik. Tim Anda pun dapat bekerja lebih produktif.

 

Itulah perbedaan Marketing Qualified Leads dan Sales Qualified Leads yang perlu Anda ketahui. Ikuti terus blog kami dengan mendaftarkan email Anda pada kolom subscribes dibawah ini. Apabila Anda memiliki tips lain yang dapat dibagikan dengan salespeople lainnya Anda dapat meninggalkan komentar Anda.

Ilustrasi (c) Unsplash.com