Return to site

Strategi Untuk Berkomunikasi Dengan Prospek

Kiat sukses berkomunikasi dengan prospek

· Tips Sales,Tips Marketing

Apakah Anda pernah mengalami situasi ketika Anda ingin berbicara panjang lebar dengan prospek, tetapi ia tiba-tiba memutuskan pembicaraan? Sebenarnya apa yang salah dengan pembicaraan tersebut sehingga prospek menutup pembicaraan?

Apakah Anda sudah mengetahui apa penyebabnya?

Untuk memperbaiki kondisi tersebut, berikut adalah beberapa strategi untuk Anda yang sering mendapatkan penolakan dari prospek saat mencoba untuk meningkatkan intensitas komunikasi.

1. Perbaiki waktu Anda

Jangan pernah berkecil hati ketika Anda mendapatkan penolakan seperti itu. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda pasti juga mengalami hal serupa, di mana ketika Anda mendapatkan penawaran berkali-kali dari marketer maupun sales yang Anda tolak, pada akhirnya Anda memutuskan untuk membeli produk dari sales tersebut. Dalam kasus ini, ketika usaha Anda untuk membangun komunikasi dengan prospek ditolak, lakukan pada kesempatan yang lain saat prospek memiliki waktu yang baik. Ketika Anda mendapatkan waktu tersebut, prospek akan dengan senang hati mendengarkan apa yang ingin Anda katakan.

2. Ajukan pertanyaan yang dapat mengarahkan pada penjualan

Ada banyak cara untuk bertanya pada prospek sebagai bahan komunikasi. Ketika Anda ingin masuk pada proses penjualan, cobalah untuk menanyakan hal-hal yang dapat mengarahkan prospek untuk masuk dalam strategi penjualan Anda. Anda tidak perlu langsung menawarkan produk kepada prospek saat ingin berkomunikasi. Biarkan prospek menceritakan semua keluhannya dan dapatkan titik untuk memasukkan produk Anda.

3. Visualisasikan solusi yang Anda miliki

Prospek yang berminat untuk membeli produk Anda tentu ingin gambaran nyata bagaimana produk/layanan yang Anda miliki dapat memberikan solusi yang tepat untuk mereka. Bagaimana agar prospek dapat memiliki gambaran tersebut? Anda dapat memanfaatkan kesempatan presentasi sebagai waktu untuk memvisualisasikan solusi yang Anda miliki.

4. Buktikan perbedaan produk yang Anda miliki

Ketika Anda bertemu dengan prospek yang sudah menggunakan banyak produk dari vendor sebelumnya, tentu ia akan mengambil keputusan lebih baik dibandingkan yang belum sama sekali. Untuk bisa berhasil berkomunikasi dengan prospek ini, maka Anda harus bisa mengrahkan prospek agar dapat mencari tahu apa saja perbedaan yang dimiliki oleh produk Anda. Semakin tinggi tingkat penasaran prospek Anda, maka komunikasi prospek akan lebih intens daripada sebelumnya.

Itulah strategi komunikasi yang dapat kami berikan kepada Anda. Jangan lupa untuk terus mengikuti blog kami dengan mendaftarkan email Anda pada kolom subscribes di bawah ini!

Ilustrasi (c) Unsplash.com

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK