Return to site

3 Hal Yang Membuang Waktu Tim Sales Anda

Bekerja efisien bukan berarti bekerja dengan cepat!

Mungkin Anda sudah sering membaca artikel maupun melihat statistik yang menyebutkan bahwa banyak tim sales yang menghabiskan waktunya sia-sia. Sebagai seorang leader tentu Anda tidak ingin hal serupa terjadi pada tim Anda. Selain itu, Anda pasti berharap dapat meningkatkan penjualan dengan waktu yang lebih singkat.

 

Perlu Anda ketahui juga, bekerja efisien belum tentu dapat dikerjakan dengan cepat. Hanya saja diperlukan cara yang lebih cerdas untuk memaksimalkan potensi dari tim Anda. Jika Anda tetap mengharuskan cara yang salah kepada tim Anda, maka mereka juga akan berusaha bekerja dengan cepat meskipun pada akhirnya tidak dapat membuahkan hasil.

 

Untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah hal-hal yang sering menjadi penyebab tim sales membuang banyak waktu dan cara mengatasinya dengan membantu mereka bekerja lebih cerdas untuk mencapai efisiensi dan produktivitas yang lebih baik.

 

1. Memasukkan data yang banyak secara manual

Memasukkan data secara manual sering kali menjadi alasan utama yang mengurangi kinerja tim Anda. Karena sebagian besar waktunya akan dihabiskan untuk mengisi atau memindahkan data-data tersebut. Sebagai contoh, tim Anda mencatat hasil pitching dengan prospek hari ini pada sebuah kertas kemudian sesampainya dikantor akan diubah kedalam spreadsheet. Setelah itu harus melaporkan hasil kerja kepada leader di akhir pekan atau akhir bulan.

 

Untuk menghindari perangkap ini, pilihlah platform sales yang dapat mengotomatisasi pengambilan data sebanyak mungkin terutama untuk tugas-tugas yang berulang. Untuk menyimpan data hasil Pitching, Anda juga dapat memanfaatkan CRM.

 

2. Melengkapi proses yang tidak perlu

Terkadang perusahaan juga melakukan kesalahan dengan terus menjalankan proses yang sebenarnya dapat dihilangkan dalam sales pipeline. Tim Anda akan membuang banyak waktu atau bahkan dapat memperpanjang siklus penjualan yang dapat menghilangkan peluang penjualan.

 

Cara terbaik untuk mengatasi situasi ini adalah dengan terus melakukan peninjauan dan revisi proses penjualan yang dimiliki untuk memastikan bahwa seluruh proses yang terdapat pada sales pipeline adalah merupakan langkah penting. Selain bertanya kepada tim Anda terkait apa saja yang menghalangi produktivitas mereka, Anda juga perlu menganalisa laporan dari hasil penjualan dan bagaimana tim Anda mengelompokkan prospek.

 

3. Menjangkau ke arah yang salah

Perhatikan bagaimana cara Anda memasarkan produk dan bagaimana Anda mengarahkan tim Anda mencari prospek. Jika Anda melakukan pemasaran yang salah dan melakukan cold calling yang salah jangan pernah berharap tim Anda dapat menghasilkan penjualan. Dalam sebuah kasus, seorang tim sales melakukan panggilan kepada 30 orang prospek namun tidak dapat membukukan penjualan. Sedangkan seorang lainnya hanya melakukan 4 panggilan tetapi dari keempat panggilan tersebut berhasil membukukan penjualan. Proses mana yang akan Anda pilih?

 

Jika Anda lebih memilih proses yang kedua, maka Anda harus belajar menganalisa apa yang membuat 4 panggilan tersebut membukukan kesuksesan. Mungkin akan sulit untuk menganalisa jika sudah berjalan. Tetapi, jika Anda melakukan pemilahan dari awal yakni memastikan bahwa Anda memilih prospek yang sesuai dengan syarat prospek berkualitas, maka Anda tidak perlu meminta tim Anda menghabiskan banyak waktu untuk melakukan panggilan dengan prospek yang tidak memiliki kualitas.

 

Itulah kesalahan-kesalahan yang dapat menghabiskan waktu sales representatif dalam bekerja. Ikuti terus blog Sales1CRM dengan berlangganan melalui email. Caranya daftarkan email Anda pada kolom subscribes dibawah ini. Apabila Anda berminat untuk mengimplementasikan CRM untuk bisnis Anda di Indonesia Anda dapat mengirimkan email ke hi@sales1crm.com.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK