Return to site

Bagaimana Cara Memberikan Umpan Balik Kepada Tim Sales?

Memotivasi tim sales melalui feedback

· Sales Strategy

Membina tim sales yang siap dalam segala hal yang berkaitan dengan penjualan dan pertumbuhan bisnis, tentu sangat membutuhkan waktu dan rincian yang bisa jadi hal ini sama sulitnya seperti ketika Anda menganalisis laporan penjualan tapi melihat penurunan tapi tidak mengetahui penyebabnya. Untuk itu, sebelum terlambat, tentu Anda selalu menganalisis semua laporan dari waktu ke waktu agar setiap proses yang bermasalah diketahui penyebabnya. Begitu juga ketika berhadapa dengan tim sales, sebagai seorang leader Anda harus selalu memantau kinerja tim setiap waktu agar bisa memberikan umpan balik yang efektif untuk tim Anda.

Seperti apa umpan balik yang efektif? Umpan balik yang efektif adalah ketika Anda mengkomunikasikan pesan-pesan tertentu kepada tim sales dengan jelas berdasarkan data dan hasil kinerjanya. Tim Anda harus mengerti apa saja yang sudah mereka lakukan baik benar maupun salah yang kemudian Anda memberikan pemahaman lebih tindakan tersebut dan dampaknya terhadap kinerja tim. Jika Anda dapat memberikan umpan balik yang tepat, tim akan menemukan titik kelemahannya dan lebih termotivasi untuk menyesuaikan tindakan yang mereka lakukan.

Tetapi, untuk mengungkapkan hal ini tentu sangat tidak mudah. Apabila sales leader berusaha untuk memberikan umpan balik secara agresif atau Anda mengetahui bahwa tim sales sedang tidak berada pada mood yang baik untuk menerima umpan balik, maka Anda jangan memaksakan kondisi tersebut. Pasalnya, kondisi yang tidak baik ini hanya akan memperkeruh suasana dan kestabilan emosi dari tim Anda.

Maka dari itu, Anda harus memberikan masukan dan umpan balik disaat yang tepat ketika tim Anda sudah siap untuk menerima umpan balik dari Anda. Sehingga, ketika Anda sudah berada pada posisi yang tepat, Anda juga siap untuk memberikan umpan balik negatif yang dirasa perlu untuk diungkapkan kepada tim agar mereka dapat bekerja lebih baik.

Ketika Anda memberikan umpan balik negatif, Anda harus memperhatikan beberapa poin penting untuk menjaga perasaan dari tim Anda. Selain itu, agar tim Anda menyadari ada yang kurang tepat dari apa yang selama ini mereka kerjakan. Berikut adalah beberapa poin penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum memberikan umpan balik negatif kepada tim.

  1. Meminta izin kepada tim untuk menyampaikan umpan balik negatif
  2. Memiliki poin yang spesifik agar tim paham dengan tujuan Anda
  3. Mengakui ketidaknyamanan situasi yang dihadapi
  4. Meredakan situasi ketika tim Anda down atau kurang semangat dengan menawarkan umpan balik yang dapat memberikan solusi kepada tim untuk bekerja lebih baik dengan memberikan masukan-masukan positif yang dapat mempengaruhi kinerjanya.

Dengan memperhatikan poin-poin tersebut, tim Anda pun akan lebih sadar dengan kesalahan yang mereka lakukan. Di sisi lain, mereka juga akan merasa terbantu dengan masukan-masukan yang Anda berikan.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK